Gambaran Antisipatif Fear of Crime pada Pengemudi Go-Jek di Jakarta
Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran antisipative fear of crime pada pengemudi ojek online Go-Jek di Jakarta. Fear of Crime merupakan suatu reaksi emosional yang ditandai dengan adanya perasaan terancam bahaya dan kecemasan, terutama dalam hubungannya dengan bahaya secara fisik. Fear of Crime kemudian dibagi menjadi dua, yaitu: Ketakutan aktual dan ketakutan antisipatif. Ketakutan antisipatif yaitu adanya perasaan takut akan mengalami kejahatan, dimana seseorang berada dalam suasana yang sama dengan peristiwa kejahatan yang pernah dialaminya, baik sebagai korban maupun sebagai saksi. Responden dalam penelitian ini adalah pengemudi ojek online Go-Jek dengan rentang usia 20 – 40 tahun yang berada di wilayah Jakarta yang masih aktif bekerja di Go-Jek dengan jumlah responden 100 orang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan kuisioner sebagai sarana pengumpulan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Hasil gambaran umum antisipatif fear of crime pengemudi Go-Jek di Jakarta dilihat dari usia, lama bekerja, dan jam bekerja adalah tinggi. Terdapat 77 orang yang termasuk dalam tingkat kategori fear of crime tinggi, dan 23 orang yang termasuk dalam tingkat kategori fear of crime rendah.
Kata kunci : Fear Of Crime, Antisipatif, Pengemudi Ojek, Gojek
Kata kunci : Fear Of Crime, Antisipatif, Pengemudi Ojek, Gojek
Faatimah Amira - Personal Name
210000122 - Faatimah Amira
SKRIPSI PSI
Skripsi PPS
Indonesia
Universitas Paramadina
2018
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...