Gambaran Stressor dan Coping Pada Remaja dengan Kecenderungan Trichotillomania
Stress tidak dapat dipisahkan dari setiap aspek kehidupan manusia, stress dapat menyerang siapa saja tanpa terkecuali. Stressor atau penyebab stress seseorang dapat bersumber dari kehidupan pribadi seperti keluarga, lingkungan, faktor eksternal dan masih banyak faktor lainnya. Stress dapat mendorong seseorang untuk melakukan coping. Stress yang tidak mampu dikendalikan oleh seseorang dapat memunculkan dampak negatif, salah satunya dapat memicu timbulnya perilaku menarik-narik rambut atau Trichotillomania. Perilaku menarik-narik rambut ini merupakan salah satu strategi coping yang tidak mengena pada masalah yang ada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran stressor dan coping pada remaja dengan kecenderungan trichotillomania dengan tipe automatic. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, wawancara mendalam terhadap subjek dan informan. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang mahasiswi berusia 21 tahun dan merupakan seorang anak tunggal, dengan kondisi kedua orangtua yang sudah bercerai. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh gambaran stressor subjek yaitu adanya tekanan dari masa lalu dan juga tekanan dari lingkungan sekitarnya. Diperoleh pula gambaran coping yang dilakukan subjek seperti menghindari masalah yang ada dengan cara mencabuti rambutnya.
Kata kunci: Stressor, coping, trichotillomania
Daftar pustaka: 46 pustaka, 1982-2018
Kata kunci: Stressor, coping, trichotillomania
Daftar pustaka: 46 pustaka, 1982-2018
Azkia Cesara Sukmaningtyas - Personal Name
116107022 - Azkia Cesara Sukmaningtyas
Skripsi PPS
Indonesia
Universitas Paramadina
2018
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...