Kebijakan Amerika Serikat Dalam Menangani Krisis Yaman (2011-2015)
Skripsi ini membahas mengenai kebijakan-kebijakan yang digunakan oleh Amerika Serikat dalam menangani krisis Yaman pada tahun 2011-2015 dan bagaimana implementasinya. Amerika Serikat memiliki sejarah yang panjang dengan Yaman, terutama dengan rezim Presiden Saleh yang sudah terbangun semenjak masa Perang Dingin. Yaman memiliki kunci geopolitik yang sangat penting, karena letaknya yang berada pada jalur transportasi minyak di kawasan teluk. Krisis yang terjadi di Yaman, sebagai salah satu bagian dari Arab Spring, menyebabkan kepentingan Amerika Serikat di Yaman terancam. Oleh karena itu diperlukan kebijakan luar negeri yang mampu mendukung tujuan strategis Amerika Serikat tercapai.
Metode yang digunakan untuk mengkaji permasalahan pada penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kualitatif. Penulis menggunakan paradigmaa realisme dan beberapa konsep turunannya seperti kepentingan nasional, kebijakan luar negeri serta konsep power sebagai lensa analisa untuk membedah permasalahan ini. Hasil yang ditemukan dalam penelitian adalah pertama, uraian mengenai kepentingan nasional yang mendorong Amerika Serikat untuk terlibat dalam krisis yang terjadi di Yaman. Kedua, penjelasan berbagai kebijakan yang menggunakan instrumen-instrumen kekuatan nasional mulai dari militer, informasi, diplomasi dan ekonomi. Dan yang terakhir mengenai implementasinya yang berupa hasil dari penerapan kebijakan yang nantinya akan dibandingkan dengan tujuan strategis yang ingin dicapai Amerika Serikat berdasarkan kepentingan nasionalnya. Ketidaksesuaian antara hasil dengan tujuan yang dicapai karena adanya hambatan pada implementasi kebijakan yang dilaksanakan yang juga akan dikaji dalam penelitian ini.
Kata Kunci: Kebijakan Luar Negeri, Amerika Serikat, Yaman, Krisis
Daftar Pustaka: 11 Buku, 5 Jurnal, 21 Dokumen dan Laporan,78 Makalah dan Artikel Online Website
Metode yang digunakan untuk mengkaji permasalahan pada penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kualitatif. Penulis menggunakan paradigmaa realisme dan beberapa konsep turunannya seperti kepentingan nasional, kebijakan luar negeri serta konsep power sebagai lensa analisa untuk membedah permasalahan ini. Hasil yang ditemukan dalam penelitian adalah pertama, uraian mengenai kepentingan nasional yang mendorong Amerika Serikat untuk terlibat dalam krisis yang terjadi di Yaman. Kedua, penjelasan berbagai kebijakan yang menggunakan instrumen-instrumen kekuatan nasional mulai dari militer, informasi, diplomasi dan ekonomi. Dan yang terakhir mengenai implementasinya yang berupa hasil dari penerapan kebijakan yang nantinya akan dibandingkan dengan tujuan strategis yang ingin dicapai Amerika Serikat berdasarkan kepentingan nasionalnya. Ketidaksesuaian antara hasil dengan tujuan yang dicapai karena adanya hambatan pada implementasi kebijakan yang dilaksanakan yang juga akan dikaji dalam penelitian ini.
Kata Kunci: Kebijakan Luar Negeri, Amerika Serikat, Yaman, Krisis
Daftar Pustaka: 11 Buku, 5 Jurnal, 21 Dokumen dan Laporan,78 Makalah dan Artikel Online Website
Putu Lumina Mentari - Personal Name
114105040 - Putu Lumina Mentari
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2018
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...