Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Peran United Nations Organization Stabilization Mission In The Democratic Republic Of Congo (MONUSCO) Terhadap Kasus Kekerasan Seksual Dalam Konflik Di Republik Demokratik Kongo (2010-2014)

kekerasan seksual dalam lingkungan konflik telah lama menjadi permasalahan yang tidak kunjung selesai di area konflik Republik Demokratik Kongo. Permasalahan ini mendapatkan sorotan setelah terbuktinya angka korban jiwa dari kasus tersebut mencapai lebih dari 5 juta jiwa. Perubahan misi perdamaian MONUC menjadi MONUSCO diharapkan dapat mewujudkan mandat yang sudah diperbaharui dan dapat menyelesaikan permasalahan tersebut. MONUSCO bekerja sama dengan Pemerintah RDK untuk meminimalisir korban jiwa hasil dari kekerasan seksual dalam konflik yang sedang berlangsung. Seiring dengan adanya perkembangan dari tahun 2010 hingga 2014, MONUSCO mempunyai peran yang signifikan perihal penanganan korban kekerasan seksual dalam konflik, namun tidak sedikit hambatan yang dialami oleh MONUSCO dalam menjalankan mandatnya, baik secara eksternal maupun internal, terutama dari segi penanganan pelaku. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif analisis. Selain itu, penelitian ini dianalisa melalui paradigma Neoliberalisme dan menggunakan beberapa teori seperti actor non negara, peran organisasi internasional, dan human security.

Kata Kunci: MONUSCO, Republik Demokratik Kongo, Kekerasan Seksual, Peran
Daftar Pustaka: 12 Buku, 7 jurnal, 2 Laporan, 41 Artikel dan Website (1994-2017).
Hanie Maureina - Personal Name
114105030 - Hanie Maureina
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2018
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...