Konsep Seni Islam Muhammad Iqbal
Abstrak
Skripsi ini berjudul Konsep Seni Islam Muhammad Iqbal. Adapun masalah pokok yang terdapat dalam skripsi ini adalah bagaimana konsep seni Islam Muhammad Iqbal. Metode yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode kualitatif dengan corak library reseach dan menggunakan pendekatan filosofis.
Seni menurut Muhammad Iqbal adalah sinonim dari ciptaan, dan ciptaan mengandung sesuatu yang baru, entah cara pengungkapannya, paduan unsur-unsurnya, ataupun tema pokok serta perluasan makna dari tema pokoknya. Pandangan Iqbal tentang seni tidak dapat di lepaskan dari filsafatnya, khususnya filsafat khudinya, atau yang sering disebut dengan filsafat ego atau diri. Seni sebagai ekspresi dari kehendak, hasrat, dan cinta sang Ego yang muncul dari dorongan hidup yang berdenyut di balik kehidupan sehingga harus juga memberikan kehidupan baru atau memberikan semangat hidup bagi lingkungannya, atau bahkan mampu memberikan “hal baru” bagi kehidupan.Tuhan sebagai Ego tertinggi atau kemauan abadi adalah hakikat terakhir. Dia adalah pencipta alam semesta. Manusia juga adalah ego merdeka, dan seperti Dia, pencipta segala sesuatu. Tuhan membuat alam, tetapi manusialah, sebagai wakil Tuhan, yang membuatnya indah. Dengan kemampuannya ini, manusia dapat menghadapi penciptanya dengan kebanggaan. Segala keindahan alam adalah ciptaan kemauan. Keindahan dapat menghilang, tetapi cinta itu abadi. Keindahan hanyalah kualitas ego yang bertindak, kemauan kepada kekuasaan.
Iqbal merupakan penganut fungsionalis, Iqbal sepenuhnya menyadari sifat menyenangkan dalam seni, khususnya dalam puisi-puisinya. Menurutnya semua seni menyenangkan, namun kesenangan tersebut hanyalah sebuah akibat bukan sebuah tujuan. Fungsi seni menurut Iqbal ada tiga, diantaranya; Pertama, seni harus menciptakan kerinduan kepada hidup yang abadi. Kedua, membina manusia. Ketiga adalah kemajuan sosial. Syair Iqbal mengandung keharuan dan keindahan, Iqbal juga ingin memanggil umat manusia kepada nilai-nilai kemanusiaan dan kepribadian sebagaimana yang tercantum dalam Alquran dan menyerukan kepada umat Islam sendiri agar kembali mendengarkan suara Alquran. Syair-syair yang diciptakan Iqbal dapat menggerakkan orang dari berbagai golongan atau tingkatan. Selain itu, Iqbal juga ingin menumbuhkan sifat-sifat Tuhan di dalam setiap individu.
Keyword : Iqbal, Seni Islam, Ego.
Bibliografi : 60
Skripsi ini berjudul Konsep Seni Islam Muhammad Iqbal. Adapun masalah pokok yang terdapat dalam skripsi ini adalah bagaimana konsep seni Islam Muhammad Iqbal. Metode yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode kualitatif dengan corak library reseach dan menggunakan pendekatan filosofis.
Seni menurut Muhammad Iqbal adalah sinonim dari ciptaan, dan ciptaan mengandung sesuatu yang baru, entah cara pengungkapannya, paduan unsur-unsurnya, ataupun tema pokok serta perluasan makna dari tema pokoknya. Pandangan Iqbal tentang seni tidak dapat di lepaskan dari filsafatnya, khususnya filsafat khudinya, atau yang sering disebut dengan filsafat ego atau diri. Seni sebagai ekspresi dari kehendak, hasrat, dan cinta sang Ego yang muncul dari dorongan hidup yang berdenyut di balik kehidupan sehingga harus juga memberikan kehidupan baru atau memberikan semangat hidup bagi lingkungannya, atau bahkan mampu memberikan “hal baru” bagi kehidupan.Tuhan sebagai Ego tertinggi atau kemauan abadi adalah hakikat terakhir. Dia adalah pencipta alam semesta. Manusia juga adalah ego merdeka, dan seperti Dia, pencipta segala sesuatu. Tuhan membuat alam, tetapi manusialah, sebagai wakil Tuhan, yang membuatnya indah. Dengan kemampuannya ini, manusia dapat menghadapi penciptanya dengan kebanggaan. Segala keindahan alam adalah ciptaan kemauan. Keindahan dapat menghilang, tetapi cinta itu abadi. Keindahan hanyalah kualitas ego yang bertindak, kemauan kepada kekuasaan.
Iqbal merupakan penganut fungsionalis, Iqbal sepenuhnya menyadari sifat menyenangkan dalam seni, khususnya dalam puisi-puisinya. Menurutnya semua seni menyenangkan, namun kesenangan tersebut hanyalah sebuah akibat bukan sebuah tujuan. Fungsi seni menurut Iqbal ada tiga, diantaranya; Pertama, seni harus menciptakan kerinduan kepada hidup yang abadi. Kedua, membina manusia. Ketiga adalah kemajuan sosial. Syair Iqbal mengandung keharuan dan keindahan, Iqbal juga ingin memanggil umat manusia kepada nilai-nilai kemanusiaan dan kepribadian sebagaimana yang tercantum dalam Alquran dan menyerukan kepada umat Islam sendiri agar kembali mendengarkan suara Alquran. Syair-syair yang diciptakan Iqbal dapat menggerakkan orang dari berbagai golongan atau tingkatan. Selain itu, Iqbal juga ingin menumbuhkan sifat-sifat Tuhan di dalam setiap individu.
Keyword : Iqbal, Seni Islam, Ego.
Bibliografi : 60
Adinda Rizky Firsta Putri - Personal Name
113104003 - Adinda Rizky Firsta Putri
Skripsi PFA
Indonesia
Universitas Paramadina
2017
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...