Kekerasan Simbolik Terhadap Perempuan di Televisi (Analisis Framing Berita Korban Kejahatan Seksual di TvOne Periode April 2015)
Penelitian ini ingin menjelaskan bentuk-bentuk kekerasan simbolik terhadap perempuan korban kejahatan seksual yang terdapat di dalam framing atau konstruksi berita televisi. Penelitian ini mengambil contoh kasus kontruksi berita korban kejahatan seksual bernama Dedeuh Alfisahrin pada periode April 2015 pada 4 (empat) tayangan berita di tvOne. Tujuan penelitian ini adalah menemukan konstruksi berita korban kejahatan seksual, bentuk kekerasan simbolik yang terdapat dalam konstruksi (frame) berita dan faktor-faktor yang mempengaruhi proses konstruksi berita. Penelitian ini menemukan ada dua konstruksi (frame) berita korban kejahatan seksual dalam 4 (empat) berita tvOne, yaitu : (a) ekonomi (b) hukummoralitas. Bentuk-bentuk kekerasan simbolik tersebut terdapat di dalam kedua bentuk framing berita yang ditemukan dalam penelitian ini. Bentuk kekerasan simbolik tersebut berupa : (a) Makna bias gender(b) Logika bias gender dan (c) Nilai bias moral. Terdapat 3 (tiga) faktor yang memengaruhi redaksi tvOne dalam membangun konstruksi berita korban kejahatan seksual yaitu: Ideologi media (patriarki dan misogini), faktor eksternal (keuntungan bisnis) dan faktor organisasi media (tujuan dan visi redaksi).
Kata Kunci: Kekerasan simbolik, perempuan, media, televisi, framing
Daftar Pustaka: 32 buku (1996 – 2014), 5 jurnal ilmiah (2002-2015), 8 situs internet (2003-2015), 1 skripsi (2015), 1 disertasi (2009), 1 majalah (2000) dan 1 laporan ilmiah (2002).
Kata Kunci: Kekerasan simbolik, perempuan, media, televisi, framing
Daftar Pustaka: 32 buku (1996 – 2014), 5 jurnal ilmiah (2002-2015), 8 situs internet (2003-2015), 1 skripsi (2015), 1 disertasi (2009), 1 majalah (2000) dan 1 laporan ilmiah (2002).
Raisya Maharani Ulfa - Personal Name
113106098 - Raisya Maharani Ulfa
Skripsi PIK
Indonesia
Universitas Paramadina
2017
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...