Diplomasi dan Kerja Sama Indonesia dalam Mengoptimalkan Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia Periode Tahun 2001-2007
Diplomasi merupakan strategi untuk menciptakan hubungan kerja sama saling menguntungkan dengan negara lain dalam mencapai kepentingan nasional bangsa Indonesia untuk mengoptimalkan pemanfaatan Zona Eksklusif Ekonomi Indonesia (ZEEI). Bagi Indonesia, kerja sama merupakan langkah yang paling rasional untuk mewujudkan hal tersebut, mengingat kapasitas untuk mengelolanya sendiri masih minim. Penelitian ini membahas strategi diplomasi dan pelaksanaan kerja sama Indonesia dengan Tiongkok, Filipina, dan Thailand dalam memanfaatkan sumber daya perikanan di wilayah ZEEI selama periode 2001-2007.
Data utama penelitian deskriptif kualitatif ini adalah dokumen UNCLOS tahun 1982, dokumen kerja sama pemanfaatan ZEE antara Indonesia, Tiongkok, Filipina, dan Thailand, hukum laut internasional dan paraturan perundang-undangan kelautan dan perikanan Indonesia. Data tambahan juga diambil dari hasil wawancara dengan pihak yang relevan seperti, pejabat dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Luar Negeri, Dewan Kelautan Indonesia, serta pakar dan praktisi kelautan dan perikanan yang berkompeten.
Penelitian menemukan bahwa diplomasi yang dilakukan Indonesia telah menghasilkan instrumen kerja sama dengan Tiongkok, Filipina dan Thailand, namun dalam pelaksanaannya pencapaian tujuan kerja sama kurang optimal, karena berbagai permasalahan di dalam negeri, seperti lemahnya pengawasan perairan dan birokrasi, dan kebijakan perikanan yang tidak memberi kepastian hukum terhadap investasi asing dalam jangka panjang di sektor perikanan. Hal tersebut mengakibatkan diplomasi Indonesia tidak mampu menghasilkan skema kerja sama yang komprehensif untuk jangka panjang.
Penelitian ini menyarankan agar pemerintah Indonesia memperbaiki kebijakan dan manajemen perikanan domestik yang meliputi pembenahan birokrasi perikanan, peningkatan kapasitas pengawasan, dan perencanaan pengelolaan perikanan yang terukur. Disamping itu Indonesia juga harus mengoptimalkan diplomasi bilateral maupun regional dalam memerangi Illegal, Unreported, Unregulated (IUU) Fishing, agar upaya-upaya Indonesia untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya perikanan di ZEEI bisa mencapai tujuan yang diharapkan untuk menjadikan laut sebagai sumber kesejahteraan bagi selalu rakyatnya.
Kata Kunci : Kerja sama, Diplomasi, ZEEI
Daftar pustaka: (115) (1982 s.d 2016)
Data utama penelitian deskriptif kualitatif ini adalah dokumen UNCLOS tahun 1982, dokumen kerja sama pemanfaatan ZEE antara Indonesia, Tiongkok, Filipina, dan Thailand, hukum laut internasional dan paraturan perundang-undangan kelautan dan perikanan Indonesia. Data tambahan juga diambil dari hasil wawancara dengan pihak yang relevan seperti, pejabat dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Luar Negeri, Dewan Kelautan Indonesia, serta pakar dan praktisi kelautan dan perikanan yang berkompeten.
Penelitian menemukan bahwa diplomasi yang dilakukan Indonesia telah menghasilkan instrumen kerja sama dengan Tiongkok, Filipina dan Thailand, namun dalam pelaksanaannya pencapaian tujuan kerja sama kurang optimal, karena berbagai permasalahan di dalam negeri, seperti lemahnya pengawasan perairan dan birokrasi, dan kebijakan perikanan yang tidak memberi kepastian hukum terhadap investasi asing dalam jangka panjang di sektor perikanan. Hal tersebut mengakibatkan diplomasi Indonesia tidak mampu menghasilkan skema kerja sama yang komprehensif untuk jangka panjang.
Penelitian ini menyarankan agar pemerintah Indonesia memperbaiki kebijakan dan manajemen perikanan domestik yang meliputi pembenahan birokrasi perikanan, peningkatan kapasitas pengawasan, dan perencanaan pengelolaan perikanan yang terukur. Disamping itu Indonesia juga harus mengoptimalkan diplomasi bilateral maupun regional dalam memerangi Illegal, Unreported, Unregulated (IUU) Fishing, agar upaya-upaya Indonesia untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya perikanan di ZEEI bisa mencapai tujuan yang diharapkan untuk menjadikan laut sebagai sumber kesejahteraan bagi selalu rakyatnya.
Kata Kunci : Kerja sama, Diplomasi, ZEEI
Daftar pustaka: (115) (1982 s.d 2016)
Nurmansyah - Personal Name
212131009 - Nurmansyah
TESIS PGSD
Tesis PMH
Indonesia
Universitas Paramadina
2017
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...