Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Peran United Nations Office On Drugs And Crime (UNODC) Dalam Menangani Permasalahan Perdagangan Manusia di India (2008-2011)

Kasus perdagangan manusia yang khususnya terjadi di India merupakan suatu tindakan yang melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) yang masuk kedalam kategori berat. Tindakan yang melibatkan kekerasan dan paksaan dalam merekrut para korbannya dianggap sebagai tindakan yang melanggar hak bagi Warga Negara untuk terbebas dari ancaman yang dilakukan atas tindakan manusia, seperti yang terkandung dalam Human Security. Kasus ini terjadi sejak tahun 1400an yang bermula pada perdagangan budak berkulit hitam Afrika, yang kemudian berkembang hingga ke Asia dan kawasan lainnya yang dikenal dengan White Slavery. Berkembangnya kasus perdagangan manusia lintas batas ini memberikan dampak yang buruk baik bagi pemerintah India maupun bagi masyarakat di India. Oleh sebab itu diperlukan adanya sebuah kerjasama Internasional untuk dapat mencegah dan memerangi terjadinya perdagangan manusia di India, seperti yang dijelaskan dalam perspektif Neoliberalisme bahwa kerjasama terjalin untuk dapat menangani permasalahan yang terjadi. Dalam pengimplementasian persepektif Neoliberalisme, Pemerintah India menjalin kerjasama dengan Organisasi Internasional yaitu UNODC yang dikhususkan menangani permasalahan perdagangan manusia di India melalui indikator-indikator serta program-program yang telah ditetapkan oleh PBB. Perdagangan manusia di India diakibatkan oleh sistem kultur yang masih dijalankan serta perekonomian yang tidak merata, yang membuat masyarakat India berada dalam posisi rentan untuk dijadikan sebagai korban perdagangan. Terjadinya perdagangan manusia di India, maupun lintas batas diakibatkan oleh faktor permintaan yang masih tinggi dalam beberapa sektor industri dengan upah minimum bagi pekerjanya. Penegakan hukum yang lemah serta perundang-undangan yang tidak tegas membuat kasus perdagangan manusia tetap terjadi di India. Serta permasalahan pendanaan yang dihadapi UNODC menjadi salah satu kendala yang menjadikan UNODC tidak dapat bekerja dengan maksimal dalam membantu pemerintah India untuk menangani kasus perdagangan manusia di negaranya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif analitis dengan sumber yang berasal dari buku, jurnal, serta website.

Kata kunci: Perdagangan Manusia, UNODC, India, Human Security, Neoliberalisme
Daftar Pustaka: 12 Buku, 8 Ebook, 27 Jurnal, 3 Skripsi, 30 Website
Odelia Agatha - Personal Name
113105100 - Odelia Agatha
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2017
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...