Pengaruh Tiongkok Terhadap Kawasan Asia Melalui Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) 2013-2015
Penelitian ini membahas pengaruh Tiongkok terhadap kawasan Asia melalui Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) . Tiongkok merupakan negara dengan perekonomian terbesar kedua yang menginisiasi pembentukan Bank Pembangunan Multilateral baru pada Oktober 2013 disebut dengan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB). AIIB merupakan Bank Pembangunan Multilateral yang fokus pada pembangunan infrastruktur di kawasan Asia. AIIB dibentuk untuk membangun infrastruktur yang tidak dapat terealisasikan sepenuhnya oleh bank pembangunan lain atau pun institusi internasional lain di kawasan Asia. AIIB diinisiasi oleh Tiongkok dikarenakan negara-negara minoritas di keanggotaan seperti ADB, World Bank dan yang lainnya kurang terwakili dan juga untuk mendukung proyek Jalur Sutra Barunya Tiongkok. Dalam pembentukan AIIB yang diutamakan untuk negara-negara di kawasan Asia menimbulkan respon pada setiap negara. Sehingga timbul prokontra di setiap kawasan, yang pada akhirnya pada tahun 2015, negara-negara di kawasan Asia ikut tergabung dalam keanggotaan AIIB walaupun ada beberapa yang tidak bergabung. Metode penelitian yang digunakan untuk menganalisa penelitian ini adalah kerangka pemikiran Liberalisme dan liberalisme institusional serta konsep soft power Tiongkok dan bandwagoning. Tiongkok memiliki prinsip untuk bertetangga yang baik dan memiliki kepentingan, dengan demikian Tiongkok dapat terlibat dalam kerjasama dan berinteraksi dengan negara lain. Tiongkok juga berkeyakinan terhadap kemajuan yang sesuai dengan asumsi dasar liberal, maka dari itu dengan dibentuknya AIIB dapat membawa pengaruh serta kemajuan bagi kawasan Asia. Melalui AIIB yang merupakan institusi internasional dapat memajukan kerjasama diantara negara-negara. Sehingga para anggota AIIB, percaya dengan mereka ikut tergabung dalam keanggotaan di AIIB yang dipimpin oleh Tiongkok dapat menguntungkan negaranya masing-masing dan juga untuk berlindung dari ancaman luar lainnya.
Kata kunci: Tiongkok, AIIB, Bank Pembangun Multilateral, Respon, Asia
Daftar Pustaka: 29 Buku (1977 – 2016), 3 Paper (2010), 4 Jurnal Elektronik (2011 – 2015), 26 Artikel Berita dan Website (1967 – 2016)
Kata kunci: Tiongkok, AIIB, Bank Pembangun Multilateral, Respon, Asia
Daftar Pustaka: 29 Buku (1977 – 2016), 3 Paper (2010), 4 Jurnal Elektronik (2011 – 2015), 26 Artikel Berita dan Website (1967 – 2016)
Maria Febriyantie Puspita Rany - Personal Name
114105041 - Maria Febriyantie Puspita Rany
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2017
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...