Kebijakan luar Negeri Amerika Serikat Dalam Memperbaiki hubungan Diplomatika Dengan Venezuela (2009-2015)
Skripsi ini membahas tentang upaya perbaikan hubungan diplomatik yang dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap Venezuela. Sebelumnya kedua negara memiliki latar belakang hubungan diplomatik yang tidak harmonis sejak menjabatnya Hugo Chavez menjadi presiden di Venezuela. Ketegangan yang terjadi diantara Amerika Serikat dan Venezuela didasari pada perbedaan ideologi, yang kemudian setelah munculnya Barack Obama sebagai presiden AS pada awal tahun 2009 terjadi perbaikan hubungan diplomatik. Barack Obama diawal kepemimpinannya mulai membuka peluang untuk menciptakan keharmonisan hubungan diplomatik diantara kedua negara demi meningkatnya kerjasama. Untuk meniliti skripsi ini peneliti menggunakan kerangka pemikiran yang berlandaskan pada paradigma liberalisme. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Dalam menganalisa penelitian mengenai dinamika hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Venezuela, peneliti akan menjadikan strategi smart power yang telah diperkenalkan oleh Joseph Nye dan Richard L. Armitage sebagai alat analisanya. Kemudian pada rumusan masalah penelitiannya pada skripsi ini mencakup tentang pengaruh dari smart power pada upaya perbaikan hubungan diplomatik Amerika Serikat dan Venezuela. Pada penelitian ini juga akan dijabarkan berbagai macam hambatan yang dihadapi Amerika Serikat dalam memperbaiki hubungan diplomatiknya dengan Venezuela. Dari penelitian ini peneliti memuat poin-poin penting dari inti isi skripsi yang diantaranya adalah yang pertama Amerika Serikat di awal masa kepemimpinan Barack Obama memutuskan untuk melakukan upaya dalam memperbaiki hubungan diplomatiknya dengan Venezuela. Untuk mencapai upaya perbaikan tersebut Obama tentunya menggunakan strategi smart power yang merupakan penggabungan antara soft power dan hard power. Dan yang kedua bentuk implementasi dari smart power tersebut terhadap pemulihan hubungan AS dan Venezuela salah satu contohnya adalah Amerika Serikat kembali berpartisipasi dalam pertemuan KTT OAS 2009 yang menghadirkan negara-negara di Amerika Selatan kecuali Kuba. Dari hasil pertemuan Obama dengan para pemimpin di negara-negara Amerika Latin tersebut ia bertemu dengan Hugo Chavez dan membuat kesepakatan untuk kembali memperbaiki hubungan diplomatik antara AS dan Venezuela.
Kata Kunci: Amerika Serikat, Venezuela, Hubungan Diplomatik, Smart Power
Daftar Pustaka: 13 buku, 3 jurnal, 28 website
Kata Kunci: Amerika Serikat, Venezuela, Hubungan Diplomatik, Smart Power
Daftar Pustaka: 13 buku, 3 jurnal, 28 website
Joana Erisabella Putri - Personal Name
113105076 - Joana Erisabella Putri
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2017
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...