Implikasi Peningkatan Japan Self Defense Force (JSDF) terhadap Kerjasama Keamanan Jepang-Amerika Serikat (2004-2015)
Penelitian ini akan membahas tentang implikasi peningkatan Japan Self Defense Force (JSDF) terhadap kerjasama keamanan Jepang – Amerika Serikat dalam periode 2004 – 2015. Sifat pertahanan Jepang mengalami peningkatan kapabilitas dalam setiap National Defense Program Guidelines (NDPG) yang dikeluarkan, dimulai dari tahun 1976. Dalam NDPG tersebut turut mengembangkan kemampuan JSDF. Peningkatan kapabilitas pertahanan Jepang, menimbulkan reaksi positif dari Amerika Serikat, reaksi positif dituangkan dalam aksi nyata seperti serangkaian latihan bersama Joint Naval Exercises (JNE), pengembangan kemampuan Ballistic Missile Defense (BMD), dan dilakukannya Revision of Guidelines Cooperation. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data studi kepustakaan. Paradigma yang digunakan adalah Neorealisme untuk menganalisa peningkatan kapabilitas pertahanan Jepang, dan konsep national interest, dan balance of threat, power, dalam kerjasama keamanan dengan Amerika Serikat. Hasil temuan dalam penelitian ini diantaranya adalah Jepang yang melakukan peningkatan power pertahanannya untuk melindungi national interestnya yang berupa menjaga keamanan dari ancaman eksternal di sekitar wilayah Jepang. Selain itu ada upaya Balance of Threat yang dilakukan Jepang–Amerika Serikat dalam menghadapi ancaman eksternal.
Kata Kunci: National Interest, Balance of Threat, NDPG, JSDF
Daftar Pustaka: 13 Buku (1999 – 2016), 25 Jurnal dan Makalah, 54 Artikel Online dan Website
Kata Kunci: National Interest, Balance of Threat, NDPG, JSDF
Daftar Pustaka: 13 Buku (1999 – 2016), 25 Jurnal dan Makalah, 54 Artikel Online dan Website
Indra Praditya - Personal Name
211000105 - Indra Praditya
SKRIPSI HI
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2017
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...