Peran Norwegia Sebagai Mediator Dalam Penyelesaian Perang Sipil di Sri Lanka (2009-2012)
Skripsi ini membahas peran mediasi Norwegia dalam penyelesaian perang sipil di Sri Lanka (2009-2012). Perang sipil yang terjadi di Sri Lanka melibatkan etnis Tamil dan Sinhala. Kelompok etnis Tamil (LTTE) ingin memisahkan diri dari pemerintahan Sri Lanka akibat adanya perlakuan diskriminatif dari etnis Sinhala kepada etnis Tamil. Sumber perang sipi lainnya adalah permasalahan agama, bahasa, dan ekonomi. Metode penelitian skripsi ini bersifat deskriptif eksplanatif. Kerangka pemikiran dalam penelitian ini adalah penulis mencoba menggunakan Konsep Mediasi John Button dan Strategi Mediasi Jacob Bercovitch. Penelitian ini menghasilkan penjelasan bagaimana peran dari Pemerintah Norwegia sebagai mediator dalam penyelesaian perang sipil di Sri Lanka yang melalui tujuh tahap perudingan, membentuk SLMM, mengawasi gencatan senjata, berikut juga pelanggaran-pelanggarannya. Dalam penelitian ini penulis juga menjelaskan hasil mediasi yang diinisiasi oleh pemerintah Norwegia sebagai mediator dalam penyelesaian perang sipil di Sri Lanka yang menghasilkan Positive dan Negative Peace, Kerjasama ekonomi pasca proses mediasi, dan situasi di Sri Lanka pasca konflik.
Kata Kunci: Perang Sipil, LTTE, Pemerintah Sri Lanka, Konsep Mediasi, Pemerintah Norwegia, Strategi Mediasi
Daftar Pustaka: 39 buku, 25 jurnal artikel, 9 website
Kata Kunci: Perang Sipil, LTTE, Pemerintah Sri Lanka, Konsep Mediasi, Pemerintah Norwegia, Strategi Mediasi
Daftar Pustaka: 39 buku, 25 jurnal artikel, 9 website
Dahlia Puspita Sari - Personal Name
113105017 - Dahlia Puspita Sari
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2017
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...