Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Konsep Agama Multiteis dan Monoteis Serta Konflik Dialektis Keduanya Dalam Pandangan Ali Syari’ati

Penulisan skripsi ini berupaya untuk memaparkan gambaran utuh mengenai pandangan Syari’ati tentang agama sebagai ideology revolusioner dan agama sebagai bentuk kelas. Juga tentang polarisasi agama yang dikemukakan olehnya yaitu agama monoteis dan agama multiteis. Penulisan ini dilatarbelakangi dengan adanya kelas sosial yang terbentuk dari sejarah permulaan masyarakat. Hal itu terus bergulir sampai saat ini sehingga mengakibatkan konflik, diskriminasi, dominasi dan bahkan penindasan yang sangat mengkhawatirkanpada lapisanmasyarakatdewasa ini akibat adanya reduksi pemahaman dan tujuan keberagamaan. Penelitian dalam penulisan ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat analisis deskriptif atas pemikiran Ali Syari’ati mengenai agama monoteis dan multiteis yang kemudian dicari benang merahnya sebagai bentuk relevansi dan kontekstualisasi atas keberagamaan masyarakat di Indonesia. Temuan dalam penelitian ini adalah adanya bentuk pemahaman keagamaan multiteis yang terjadi di Indonesia, sehingga mengakibatkan lahirnya konflik antar kelas masyarakat juga disorientasi pemahaman keagamaan dari monoteis ke multiteis. Bentuk pemahaman keagamaan multiteis tersebut melahirkan penganut agama yang melakukan ‘penyembahan’ terhadap kepemilikan, golongan, penguasa, pemimpin agama dan juga kepentingan-kepentingan golongan atau perorangan dan kelas tertentu. Sehingga setiap kelas masyarakat memiliki tujuan dan kepentingan yang berbeda-beda atas pemahaman dan kepentingannya, dan karena perbedaan itulah lahir konflik yang didasari atas pemahaman yang keliru terhadap agama. Solusi yang diberikan dalam karya tulis ini adalah melakukan suatu rekonstruksi pemahaman terhadap agama, sehingga penganut agama dapat menjalankan keberagamaanya dengan konsep tauhid yang tidak hanya mengesakan Tuhan, akan tetapi juga menyatukan segalanya kepada Tuhan. Sehingga terbentuk kesamaan konsep pada setiap penganut agama bahwa segala sesuatunya itu harus dilakukan atas tujuan penyembahan terhadap Tuhan, bukan atas kepentingan apapun selainNya.


Kata Kunci : Agama Monoteis dan Multiteis, Konflik Dialektis, Ali Syari’ati.
DaftarPustaka : ( 67 ) ( 2007 – 2016 )
Reni Rosyida - Personal Name
2070000169 - Reni Rosyida
SKRIPSI FA
Skripsi PFA
Indonesia
Universitas Paramadina
2016
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...