Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Peran Media Sosial dalam Peristiwa Arab Spring di Libya Tahun 2011

Skripsi ini membahas peran Media Massa dan Media Sosial dalam upaya menjatuhkan rezim Khadafi yang telah memimpin Libya selama empat dekade. Pada tahun 2011 terjadi revolusi di Libya yang dilakukan oleh kelompok oposisi untuk menggantikan rezim Khadafi yang tidak demokratis dan represif. Revolusi di Libya merupakan rangkaian peristiwa Arab Spring yang sebelumnya melanda Tunisia dan Mesir. Tekanan yang Khadafi lakukan terhadap rakyat sipil dan pengkritiknya, korupsi dan nepotisme yang dilakukan keluarga Khadafi, serta pernyataan dan kebijakan Khadafi yang kontroversial dalam mengelola dan memimpin Libya menjadi pemicu munculnya gejolak revolusi di Libya.

Puluhan ribu jiwa meninggal akibat pertentangan yang dilakukan Khadafi, puluhan ribu lainnya mengungsi ke negara tetangga mencari perlindungan dari ancaman militer. Rezim Khadafi memanfaatkan media massa sebagai alat propaganda menghasut para pendukungnya untuk melawan kelompok oposisi. Media massa yang tidak mendukung Khadafi di blokir, seperti akses internet yang diputus. Media asing yang mengkritik kebijakan Khadafi menangani revolusi dilarang masuk ke Libya, bagi mereka yang telah berada di Libya, visanya dicabut. Selain menggunakan media massa, Khadafi juga menggunakan kapasitas militernya untuk menyerang mereka yang tidak mendukungnya seperti di wilayah timur, kota Benghazi.

Kekejaman Khadafi tersebut mengundang NATO untuk melakukan intervensi militer di Libya. Negara - negara barat seperti Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Dan Arab Saudi berkolaborasi menggalang dukungan untuk intervensi militer didalam organisasi Liga Arab dan PBB. Setelah melalui pemungutan suara, pada maret 2011 Dewan Keamanan PBB mengeluarkan Resolusi 1973 yang menjadi mandat untuk menerapkan sanksi larangan terbang di Libya. Setelah NATO melakukan bombardir udara selama operasi Odyssey Dawn, Khadafi meninggal pada oktober 20111. Analisi masalah dalam skripsi ini menggunakan perspektif neorealisme. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis. Pengumpulan data dilakukan dengan cara kepustakaan yang berasal dari buku, jurnal, dokumen, website dan sumber lainnya yang memiliki keterkaitan dengan permasalahan dalam
konflik Libya tahun 2011.

Daftar Pustaka : 11 Buku, 2 Dokumen, 4 Jurnal, 1 Majalah, 72 Website.
Widad Shodri - Personal Name
210000277 - Widad Shodri
SKRIPSI HI
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2016
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...