Analisa Kebijakan Luar Negri Amerika Serikat Terhadap Tiongkok Pasca Peluncuran Anti-Satellite (ASAT) Tiongkok 2007-2013
Skripsi ini membahas reaksi Amerika Serikat peningkatan pertahanan luar angkasa Tiongkok. Peningkatan kemampuan pertahanan luar angkasa Tiongkok tersebut tidak dapat dilepaskan dari kemajuan Tiongkok di bidang ekonomi sejak reformasi ekonomi pada tahun 1978. Pertumbuhan ekonomi yang pesat tersebut membuat Tiongkok memiliki sumber daya untuk membiayai kepentingan-kepentingannya di bidang pertahanan, salah satunya adalah dengan membangun persenjataan anti satelit.
Ruang lingkup pembahasan adalah tahun 2007-2013 di mana Tiongkok untuk pertama kali sukses melakukan uji coba anti-satelites weapon (ASAT). Hal ini menjadikan Cina negara ke 3 yang mengembangkan teknologi persenjataan luar angkasa setelah Amerika Serikat dan Rusia. Uji coba ini memicu Amerika Serikat untuk bereaksi karena dengan kesuksesan Tiongkok mengembangkan ASAT hal tersebut juga menandakan Tiongkok memiliki kemampuan untuk membangun persenjataan rudal jarak jauh yang dapat membawa hulu ledak nuklir.
Dengan menggunakan konsep power, teori Realis, konsep security dilemma, dan konsep keamanan Buzan, maka akan didapatkan kesimpulan mengenai bentuk reaksi Amerika Serikat terhadap peningkatan kapabilitas pertahanan luar angkasa Tiongkok.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan metode deskriptifanalitis serta data sekunder. Sehingga dapat menjabarkan bagaimana bentuk dan kepentingan Amerika Serikat terhadap peningkatan kapabilitas pertahanan luar angkasa Tiongkok pada periode 2007-2013.
Kata kunci: Amerika Serikat, Tiongkok, ASAT
Ruang lingkup pembahasan adalah tahun 2007-2013 di mana Tiongkok untuk pertama kali sukses melakukan uji coba anti-satelites weapon (ASAT). Hal ini menjadikan Cina negara ke 3 yang mengembangkan teknologi persenjataan luar angkasa setelah Amerika Serikat dan Rusia. Uji coba ini memicu Amerika Serikat untuk bereaksi karena dengan kesuksesan Tiongkok mengembangkan ASAT hal tersebut juga menandakan Tiongkok memiliki kemampuan untuk membangun persenjataan rudal jarak jauh yang dapat membawa hulu ledak nuklir.
Dengan menggunakan konsep power, teori Realis, konsep security dilemma, dan konsep keamanan Buzan, maka akan didapatkan kesimpulan mengenai bentuk reaksi Amerika Serikat terhadap peningkatan kapabilitas pertahanan luar angkasa Tiongkok.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan metode deskriptifanalitis serta data sekunder. Sehingga dapat menjabarkan bagaimana bentuk dan kepentingan Amerika Serikat terhadap peningkatan kapabilitas pertahanan luar angkasa Tiongkok pada periode 2007-2013.
Kata kunci: Amerika Serikat, Tiongkok, ASAT
Udayana Sucitra - Personal Name
208000317 - Udayana Sucitra
SKRIPSI HI
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2016
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...