Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Upaya ASEAN dalam Penyelesaian Sengketa Laut China Selatan melalui ASEAN Regional Forum (2002-2014)

Konflik sengketa Laut China Selatan merupakan salah satu konflik paling kompleks di dunia yang memiliki sejarah panjang dan belum menemui jalan damai. Banyaknya pihak yang terlibat dalam konflik sengketa ini menyebabkan sulitnya merumuskan suatu kesepakatan damai. Klaim tumpang tindih antar enam negara pengklaim (Republik Rakyat Tiongkok, Vietnam, Filipina, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Taiwan) menyebabkan negosiasi untuk menyelesaikan sengketa Laut China Selatan berjalan alot. Pembentukan ASEAN Regional Forum oleh ASEAN sebagai forum multilateral yang menjadi sarana tempat bertemu nya ASEAN dan Republik Rakyat Tiongkok setiap tahunnya menjadi suatu terobosan baru dalam menangani berbagai isu keamanan di wilayah Asia Pasifik, termasuk Laut China Selatan. Skripsi ini akan mencoba melihat bagaimana upaya yang dilakukan ASEAN dalam menangani sengketa Laut China Selatan melalui ASEAN Regional Forum (ARF) dalam kurun waktu tahun 2002-2014 dengan mengkaji upaya ASEAN dalam mempromosikan dan mengimplementasikan Declaration of Conduct on the South China Sea (DoC) Laut China Selatan menggunakan pendekatan Confidence-building Measures (CBMs) melalui ARF seperti yang tertulis dalam concept paper ARF sejak pembentukannya pada tahun 1994 guna membentuk suatu Kode Etik di Laut China Selatan.

Kata Kunci : ASEAN, ASEAN Regional Forum, Confidence-building Measures, Declaration of Conduct on the South China Sea, Laut China Selatan, Sengketa.
Daftar Pustaka: (18 Buku, 41 Jurnal, 29 Artikel Online, 18 Dokumen Online)
Jino Dwi Putra - Personal Name
211000112 - Jino Dwi Putra
SKRIPSI HI
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2015
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...