Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Kebijakan Jepang dalam Sengketa Wilayah Batu Liancourt dengan Korea Selatan (2005-2012)

Skripsi ini menjelaskan tentang kebijakan Jepang terhadap konflik sengketa wilayah dengan Korea Selatan. Pulau yang diperebutkan bernama Batu Liancourt yang dikenal di Jepang sebagai Takeshima dan di Korea Selatan sebagai Dokdo. Konflik sengketa tersebut hingga kini belum selesai dikarenakan belum sepakatnya kedua negara untuk menyelesaikan ke Mahkamah Internasional (ICJ) terlebih lagi tidak ada lembaga regional ataupun negara ketiga yang mencoba menjembatani persoalan ini.

Pembahasan skripsi terfokus pada kebijakan Jepang yang mulai berubah pada tahun 2005. Jika pada tahun-tahun sebelumnya Jepang cenderung menutupi kasus sengketa ini kepada publik Jepang dan membuat kesepakatan dengan Korea Selatan, di luar dugaan Jepang berhasil meloloskan kebijakan Takeshima Day ditahun 2005 yang kemudian mendorong lahirnya kebijakan kebijakan berikutnya tentang Batu Liancourt. Kebijakan kebijakan tersebut menuai reaksi keras dari Korea Selatan yang merasa tindakan Jepang merupakan percobaan penjajahan untuk kedua kalinya.

Ruang lingkup (periode) dibatasi pada tahun 2005-2012. Tahun 2005 merupakan tahun Jepang mengeluarkan kebijakan Takeshima Day. Kebijakan ini berhasil meraih perhatian publik dan mengubah arah politik Jepang yang kemudian melahirkan kebijakan-kebijakan selanjutnya untuk mendapatkan hak atas Batu Liancourt. Tahun 2012 menjadi akhir penelitian, yang ditandai dengan penarikan Duta Besar Jepang untuk Korea Selatan dan pengiriman nota protes kepada Korea Selatan. Kebijakan tersebut merupakan kebijakan yang paling berani yang dikeluarkan oleh Jepang terhadap kasus Batu Liancourt dibandingkan kebijakan-kebijakan sebelumnya. Analisa terhadap kebijakan Jepang dalam konflik sengketa wilayah Batu Liancourt dengan Korea Selatan dilakukan dengan metode deskriptif analitis. Teori yang digunakan adalah teori kepentingan nasional yang digunakan untuk menganalisa bab 2, teori diplomasi multijalur dan foreign policy untuk menganalisa bab 3, dan teori aksi-reaksi digunakan untuk menganalisa bab 4

Daftar Pustaka : 20 Buku dan Jurnal, 60 Sumber Internet
Nurul Alfiani - Personal Name
210000218 - Nurul Afiliani
SKRIPSI HI
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2015
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...