Kerjasama Pengelolaan Arus Pengungsi Antara Amerika Serikat dan Kanada Melalui Safe Third Country Agreement (2004-2010)
Fenomena pengungsi sudah ada sejak abad ke-18 dan semakin berkembang di abad ke-20. Terdapat faktor penarik dan faktor pendorong yang menyebabkan fenomena tersebut. Serangan terorisme yang terjadi di Amerika Serikat di tahun 2001 menjadi sinyal darurat terhadap ancaman aksi terorisme. Hal ini memaksa Amerika Serikat untuk lebih ketat dalam pengawasan terhadap ancaman terorisme di kawasan Amerika Utara bersama Kanada. Salah satu langkah yang diambil oleh kedua negara adalah dengan melakukan kerjasama dalam mengatur arus pengungsi yang masuk ke masing-masing negara, yakni Safe Third Country Agreement (STCA). Skripsi ini membahas tentang bagaimana implementasi STCA antara Amerika Serikat dan Kanada serta hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi kedua negara dalam periode tahun 2004-2010. Neoliberalisme, kerjasama bilateral, dan kepentingan nasional digunakan sebagai kerangka pemikiran untuk menganalisa bagaimana proses kerjasama pengelolaan arus pengungsi antara Amerika Serikat dan Kanada. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dan memiliki dua temuan. Temuan pertama, STCA berperan bagi Amerika Serikat dan Kanada sebagai peraturan tentang penerimaan pengungsi di wilayah perbatasan Amerika Serikat-Kanada. Temuan kedua, STCA memiliki sejumlah hambatan, baik dari pihak internal Amerika Serikat dan Kanada maupun pihak luar.
Kata Kunci : Amerika Serikat, Kanada, Pengungsi, STCA
Daftar Pustaka : 10 Buku (1990-2011), 9 Jurnal dan Makalah (1966-2012), 22 Dokumen dan Laporan (1951-2011), 64 Artikel Online dan Website (2001-2015)
Kata Kunci : Amerika Serikat, Kanada, Pengungsi, STCA
Daftar Pustaka : 10 Buku (1990-2011), 9 Jurnal dan Makalah (1966-2012), 22 Dokumen dan Laporan (1951-2011), 64 Artikel Online dan Website (2001-2015)
Galang Nafiandi - Personal Name
211000246 - Galang Nafiandi
SKRIPSI HI
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2015
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...