Gambaran Compliance (Kepatuhan) Berkendara pada Pengendara Sepeda Motor yang Menjadi Anggota Majelis X
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran compliance (kepatuhan) berkendara pada majelis X yang menggunakan sepeda motor. Proses pembuatan item didasarkan pada teori compliance (kepatuhan) menurut Nurwardana (2010). Penelitian ini bersifat deskriptif dan desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner dengan jenis pengukuran menggunakan skala Likert. Responden pada penelitian ini adalah jamaah majelis yang menggunakan sepeda motor di Jakarta. Responden pada penelitian ini adalah sebanyak 60 orang untuk pilot study dan 100 orang untuk field study. Berdasarkan hasil analisis deskriptif, diperoleh hasil gambaran adalah jamaah majelis yang menggunakan sepeda motor memiliki tingkat compliance (kepatuhan) berkendara yang tinggi terhadap peraturan lalu lintas. Jika dilihat dari hasil kategori respon diketahui bahwa respon responden kategori dimensi pada variabel compliance (kepatuhan) responden lebih cenderung pada kategori tinggi yang terdiri dari 88 responden dan selebihnya masuk pada kategori sedang sebanyak 12 responden. Hal ini menunjukkan bahwa, dari 100 responden yang ikut serta dalam penelitian ini, 88 orang responden memiliki tingkat compliance (kepatuhan) yang cenderung tinggi sedangkan 12 responden berada dalam tingkat compliance (kepatuhan) yang sedang dengan kategori dimensi compliance (kepatuhan) yang menyumbang respon responden paling tinggi yaitu tingkat compliance (kepatuhan) pada kecepatan berkendara.
Erdizal Fajri - Personal Name
205000298 - Erdizal Fajri
SKRIPSI PSI
Skripsi PPS
Indonesia
Universitas Paramadina
2014
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...