Kebijakan Rusia Terhadap Konflik Suriah 2011-2012
Fenomena arab spring merupakan fenomena yang menjadi pembahasan penting dalam kajian hubungan internasional sebagai disiplin ilmu. Fenomena tersebut diyakini telah menjadi pemicu yang cukup kental akan arus gelombang demokratisasi global dunia khususnya di wilayah timur tengah. Berawal dari Tunisia, Mesir, Libya dan beberapa negara lainnya, dan saat ini Suriah merupakan negara yang masih mengalami konflik kekerasan dan perang sipil antara pemerintah dan kelompok oposisi. Berangkat dari fenomena tersebut, Rusia sebagai salah satu pemegang Hak Veto dalam Dewan Keamanan Tetap PBB merupakan salah satu negara yang mendukung adanya perdamaian di Suriah. Namun, jalan yang ditempuh oleh Rusia ternyata berlainan dengan para pemegang Veto lainnya. Kebijakan Rusia terhadap Suriah memiliki pro dan kontra terkait dengan penanganan Interstate-wars di Suriah.
Karla Umayan - Personal Name
208000193 - Karla Umayan
SKRIPSI HI
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2014
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...