Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Pengaruh Rasio Keuangan dan BI Rate Terhadap Return Saham Perusahaan Telekomunikasi di Bursa Efek Indonesia Tahun 2006-2013

Pasar modal Indonesia telah berkembang menjadi alternatif investasi yang sangat menarik. Setiap perusahaan yang sahamnya diperdagangkan di pasar modal Indonesia telah memperoleh manfaat signifikan dari volume transaksi dan peningkatan harga saham. Saat ini pasar modal Indonesia telah pulih dari dampak keruntuhan pasar saham global yang terjadi pada tahun 2008 dan sedang berada pada era baru kebangkitan pasar saham. Salah satu sektor unggulan di pasar modal Indonesia adalah sektor industri telekomunikasi, dengan didukung oleh oleh kemajuan era informasi dan peralihan ke gaya hidup modern. Pada satu dekade terakhir industri telekomunikasi tumbuh sangat signifikan dan menjadi salah satu daya tarik utama bagi para investor luar negeri untuk menanamkan modalnya. Menarik untuk dilakukan studi bagaimana investor di pasar modal Indonesia menentukan harga yang tepat untuk saham-saham di sektor telekomunikasi. Kinerja keuangan perusahaan yang dinilai baik akan meningkatkan harga saham dan kinerja keuangan perusahaan dapat ditentukan dengan menggunakan analisa rasio keuangan. Hal ini juga untuk melihat apakah pasar secara efisien mencerminkan informasi kinerja keuangan perusahaan.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa rasio keuangan dan BI Rate yang dapat mempengaruhi return saham perusahaan telekomunikaasi yang terdaftar di pasar modal Indonesia selama periode tahun 2006 sampai dengan tahun 2013.

Metode statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji regresi berganda, dengan hasil sebagai berikut: PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM), hasil uji secara bersamasama ditemukan bahwa Net Profit Margin, Debt Equity Ratio, Price Earning Ratio, Price to Book Value dan BI Rate secara signifikan mempengaruhi return saham TLKM, tetapi saat dilakukan uji secara sendiri-sendiri ditemukan bahwa hanya Net Profit Margin dan Debt Equity Ratio yang signifikan. PT XL Axiata (EXCL), hasil uji secara bersama-sama ditemukan bahwa Net Profit Margin, Debt Equity Ratio, Price Earning Ratio, Price to Book Value dan BI Rate tidak signifikan mempengaruhi return saham EXCL, tetapi saat dilakukan uji secara sendiri-sendiri ditemukan bahwa hanya Debt Equity Ratio yang signifikan. PT Indosat (ISAT), PT Mobile 8 (FREN), PT Bakrie Telecom (BTEL), baik hasil uji secara bersama-sama maupun uji secara sendiri-sendiri ditemukan bahwa Net Profit Margin, Debt Equity Ratio, Price Earning Ratio, Price Book Value dan BI Rate tidak signifikan mempengaruhi return saham ISAT, FREN dan BTEL.

Kata Kunci: Net Profit Margin (NPM), Debt to Equity Ratio (DER), Price Earning Ratio (PER), Price to Book Value (PBV), BI Rate, Return Saham
Devi Alzy - Personal Name
210212003 - Devi Alzy
TESIS PGSB - SF
Tesis PMM
Indonesia
Universitas Paramadina
2014
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...