Dinamika Forgiveness Anak terhadap Ayah yang Melakukan Poligini
Poligini merupakan pernikahan yang dilakukan oleh satu orang suami dan lebih dari satu orang istri. Poligini tidak hanya memberikan dampak negatif pada istri, tetapi juga pada anak. Poligini yang dilakukan ayah dapat membuat anak merasa marah, kecewa dan benci kepada ayahnya. Perasaan dan perilaku negatif anak kepada ayah yang melakukan poligini dapat diatasi dengan adanya forgiveness. Forgiveness adalah transformasi motivasi yang dilakukan secara sukarela untuk mengurangi keinginan membalas dendam, menghilangkan kebencian, mengubah perasaan dan perilaku negatif menjadi lebih positif kepada pihak yang menyakiti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika proses forgiveness terhadap ayah pada individu yang berasal dari keluarga poligini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Metode pengambilan data dilakukan dengan wawancara. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Subjek penelitian terdiri satu orang yang berasal dari keluarga poligini dan empat informan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa subjek telah melalui proses forgiveness sebanyak dua kali. Setelah subjek bisa memaafkan ayahnya pada pernikahan kedua, kemudian ayahnya menikah lagi untuk yang ketiga kali. Tahapan forgiveness yang dilalui subjek adalah uncovering phase, decision phase, work phase dan deepening phase. Faktor yang mempengaruhi forgiveness subjek tidak hanya faktor sosial-kognitif dan faktor hubungan interpersonal yang baik dengan ayahnya. Faktor lain yang mempengaruhi forgiveness subjek adalah kedekatan hubungan subjek dengan kedua ibu tirinya.
Kata Kunci : Poligini, Forgiveness, Anak, Ayah Daftar Pustaka : 28, 1974-2012
Kata Kunci : Poligini, Forgiveness, Anak, Ayah Daftar Pustaka : 28, 1974-2012
Nurmala Dewi - Personal Name
210000036 - Nurmala Dewi
SKRIPSI PSI
Skripsi PPS
Indonesia
Universitas Paramadina
2014
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...