Konstruksi Identitas Sosial Fans Klub Sepakbola Arsenal di Indonesia (Studi Etnografi Komunikasi Arsenal Indonesia Supporters di Komunikasi Online: Twitter, Facebook, dan Web Site, dan Offline)
Tujuan Penelitian : untuk mengetahui bagaimana kontruksi identitas sosial fans klub sepakbola Arsenal di Indonesia. Metode Penelitian : studi etnografi komunikasi yang sifatnya deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu partisipan online dan wawancara mendalam. Hasil Penelitian : fans Arsenal di Indonesia membentuk identitas sosial melalui tiga tahapan yaitu kategorisasi, identifikasi sosial, dan perbandingan sosial. Hasil penelitian menunjukkan (1) untuk kategorisasi, fans menggunakan foto profil, username, dan avatar berciri khas Arsenal, mengekspresikan alasan cinta Arsenal, menyukai Arsenal karena faktor pemain dan filosofi (The Arsenal Way), menjadi fans Arsenal adalah pilihan hidup dan nasib, serta bergabung bersama Arsenal Indonesia Supporters (AIS). (2) Untuk identifikasi sosial, fans selalu mendukung Arsenal, menggunakan bermacam atribut, istilah populer, beragam sapaan, nge-chants, membenci tim rival, serta senantiasa membela Arsenal ketika dicemooh kelompok lain. (3) Untuk perbandingan sosial, fans membandingkan kelompok Arsenal dengan kelompok fans Manchester United. Selain itu, perbandingan juga kerap terjadi secara internal antara fans lama dan fans baru. Beberapa simbol yang sering dipertukarkan berupa penggunaan beragam istilah dan sapaan seperti Victoria Concordia Crescit, In Arsene We Trust, gooners, lads, Come On You Gunners, dan lain-lain. Untuk pemaknaan diri, fans mengidentifikasi diri sebagai fans, supporter, gooners, fans sejati, fans layar kaca, fans karbit, dan menganggap fans berderajat lebih rendah daripada supporter. Secara keseluruhan, para fans yang bergabung dalam Arsenal Indonesia Supporters merefleksikan identitas sosial mereka dengan menciptakan dan membangun interaksi sosial antar sesama melalui interaksionalisme simbolik Kesimpulan : untuk pembentukan identitas sosial, para fans melakukan seluruh tahapan pembentukan identitas sosial melalui interaksi sosial untuk menyesuaikan identitas sosial kelompok ke identitas diri. Pada saat yang bersamaan, fans di Indonesia memposisikan supporter Arsenal asal London sebagai kiblat. Untuk saran, peneliti berharap penelitian selanjutnya membahas isu media dan olahraga dari sudut pandang berbeda.
Kata Kunci : kontruksi, identitas sosial, interaksionalisme simbolik, fans
Jumlah Literatur: 31 Buku (1966-2013), 7 Jurnal Online, 1 Karya Ilmiah, 12 Web site
Kata Kunci : kontruksi, identitas sosial, interaksionalisme simbolik, fans
Jumlah Literatur: 31 Buku (1966-2013), 7 Jurnal Online, 1 Karya Ilmiah, 12 Web site
Nabilla - Personal Name
210000200 - Nabilla
SKRIPSI IK
Skripsi PIK
Indonesia
Universitas Paramadina
2014
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...