Strategi Media Relations Humas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Era Pemerintahan Jokowi-Ahok Tahun 2012-2014
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui bagaimana penerapan strategi Media Relations yang dijalankan oleh Humas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Era Pemerintahan Jokowi-Ahok tahun 2012-2014. Metode Penelitian: studi kasus yang bersifat deskriptif dimana peneliti melakukan penelitian dengan fokus terhadap strategi media relations yang dilakukan oleh Humas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baik kegiatan yang bersifat proaktif maupun reaktif. Hasil Penelitian: Dalam menjalankan kegiatan kehumasan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan fungsi public relations berupa state of being yaitu dilakukan oleh Bidang Media Massa dan Bidang Informasi Publik, Dinas Komunikasi Informatika dan Kehumasan. Kegiatan media relations dilakukan oleh Humas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertujuan untuk menjangkau publik eksternal yaitu media massa yang juga sebagai mitra dalam mempublikasikan kegiatan, program dan kebijakan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Humas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaksanakan empat fase perencanaan strategis yang dikemukakan oleh teori Smith. Fase pertama yaitu melakukan riset formatif dengan menganalisis situasi, organisasi, dan publik. Hal ini dilakukan guna melihat situasi yang ada sebagai latar belakang untuk menetapkan strategi yang diambil pada fase berikutnya. Fase kedua merupakan fase strategi, Humas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjalankan strategi proaktif dan reaktif. Strategi proaktif yang dijalankan berupa strategi aksi yaitu organizational performance, audience participation, special event, alliance and coalition, dan sponsorships serta didukung dengan newsworthy information dan transparent communications. Sedangkan strategi reaktif berupa rectifying behavior strategies yaitu respon yang dilakukan terhadap isu yang berkembang di media massa. Fase ketiga yaitu menentukan taktik berupa komunikasi interpersonal, media organisasi, media berita, dan iklan dan media promosi serta penentukan timeline dan budget setahun sebelumnya. Sedangkan fase terakhir yaitu riset evaluatif berupa kegiatan analisa dan monitoring berita di media massa yang menjadi bahan gubernur dan wakil gubernur dalam Rapat Pimpinan (Rapim) di setiap Hari Senin. Kesimpulan: Sosok Jokowi-Ahok sebagai pimpinan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membantu kinerja humas dalam menjalankan aktivitas media relations. Kegiatan media relations yang dilakukan bertujuan agar terciptanya pemberitaan yang sesuai fakta dan berimbang sehingga membantu humas dalam melakukan publikasi terhadap kegiatan, program, dan kebijakan yang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Kata Kunci : Public relations, Strategi media relations, DKI Jakarta, Jokowi-Ahok
Daftar Pustaka : 20 pustaka buku (2006-2012), 21 pustaka website
Kata Kunci : Public relations, Strategi media relations, DKI Jakarta, Jokowi-Ahok
Daftar Pustaka : 20 pustaka buku (2006-2012), 21 pustaka website
Intan Dewi Karlita - Personal Name
210000024 - Intan Dewi Karlita
SKRIPSI IK
Skripsi PIK
Indonesia
Universitas Paramadina
2014
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...