Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Analisis Isi Pesan Persuasif Naskah Pidato Gubernur Provinsi Riau oleh Bagian Publikasi Biro Humas

Peran humas pemerintah sangat penting terutama dalam menyusun pidato untuk memberikan pesan yang informatif yang memberikan efek persuasif kepada khalayak terutama masyarakat Riau. Maka akan dilihat bagaimana efek persuasif dari isi pesan pidato. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui pendekatan format isi pesan dan konsep pembicaraan pesan persuasif dalam naskah pidato Gubernur Provinsi Riau yang disusun oleh biro humas. Metode Penelitian : Menggunakan teknik analisis isi yaitu penilaian atas teks yang sifatnya verbal atau diucapkan dengan dilandasi pada kategorisasi format isi pesan berupa pesan satu sisi dan dua sisi, simpulan tersurat dan simpulan tersirat, klimaks versus antiklimaks, langsung dan tidak langsung, dan pengulangan satu kali versus lebih dari satu kali (repetitif), pesan emosional versus rasional. Kategorisasi lain yaitu konsep pembicaraan pesan naskah pidato yang terdiri dari beberapa variabel yaitu sudut pandang baru, cakrawala yang luas, antusias sekaligus bersemangat, tidak bicara tentang diri sendiri, penuh rasa empati, dan memiliki selera humor. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yaitu teknik penentuan sampling dengan pertimbangan tertentu dimana pidato yang akan dianalisis berjumlah 4 pidato tiap bulan dalam rentang Januari-Desember 2013. Hasil Penelitian : Penelitian menunjukkan bahwa pada format pesan, ditemukan bahwa semua jenis pesan digunakan dalam pidato yang dianalisis sebanyak 48 buah pidato. Pada simpulan, jumlah simpulan tersurat lebih besar dari tersirat yaitu 68,75 persen berbanding 31,25 persen. Untuk pengulangan pesan, pengulangan pesan lebih dari satu kali lebih banyak dari pesan utama hanya disampaikan sekali yaitu 72,92 persen berbanding 27,08 persen. Untuk pesan emosional dan rasional, pesan rasional lebih banyak dari emosional yaitu 62,50 persen berbanding dengan 37,50 persen. Selanjutnya dalam pendekatan format pesan klimaks dan anti klimaks, penggunaan pesan utama pada awal dan akhir kalimat sama yaitu 50 persen masing-masing untuk keduanya. Terakhir untuk pesan satu sisi dan dua sisi, pesan satu sisi lebih banyak dari pesan dua sisi yaitu 52,08 persen berbanding 47,92 persen. Pada konsep pembicaraan pesan yang baik, persentase pembicaraan dengan sudut pandang yang baru dan cakrawala yang luas sama yaitu 68,75 persen, kemudian pembicaraan penuh empati sebesar 52,08 persen. Selanjutnya pesan yang disampaikan tidak memiliki pembicaraan sendiri sebesar 39,58 persen dan terakhir pembicaraan memiliki selera humor sebesar 10,42 persen. Untuk persentase paling besar dalam konsep pembicaraan pesan yang baik adalah pembicaraan yang disampaikan membangun antusias dengan 79,17 persen.

Kata Kunci : Humas, Pidato, Pesan Persuasif, Format Pesan, Konsep Pembicaraan Pesan.
Daftar Pustaka : 26 Buku (2001-2012), 2 Website
Panji Permana Putra - Personal Name
208000245 - Panji Permana Putra
SKRIPSI IK
Skripsi PIK
Indonesia
Universitas Paramadina
2014
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...