Dinamika Kebijakan Luar Negeri Iran di Bidang Nuklir Pada Masa Pemerintahana Ahmadinejad (2005-2013)
Program nuklir Iran mendapatkan perhatian lebih setelah terpilihnya presiden Mahmoud Ahmadinejad pada pertengahan 2005. Presiden Mahmoud Ahmadinejad membuat suatu program agar Iran menjadi negara Islam modern, maju, dan bisa menjadi dijadikan contoh yang baik bagi dunia. Program nuklir Iran merupakan suatu hal yang kontradiksi bagi negara-negara Barat, termasuk di dalamnya Amerika Serikat selaku negara adidaya. Memasuki masa pemerintahan Ahmadinejad di Iran, ada banyak sekali hambatan yang dihadapi. Pembangunan ekonomi negara, peningkatan jumlah pengangguran, dan pergerekan roda investasi luar negeri Iran di sektor minyak adalah tantangan-tantangan besar yang harus diselesaikan selama masa pemerintahan Ahmadinejad.
Kepemimpinan Ahmadinejad yang sangat mendorong program nuklir Iran mendatangkan reaksi negatif dari Amerika Serikat. Bahkan IAEA (International Atomic Energy Agency) harus melakukan inverstigasi langsung ke Iran karena Amerika Serikat yang sangat yakin dengan dugaan mereka terhadap Iran. Amerika Serikat yakin bahwa program nuklir Iran dapat mengancam stabilitas keamanan global. Tetapi, Ahmadinejad telah menyatakan kepada dunia internasional bahwa nuklir Iran semata-mata hanya bertujuan damai. Dinamika nuklir Iran pada masa pemerintahan Ahmadinejad memang memiliki hambatan eksternal yang banyak dan ini bukanlah suatu tantangan yang mudah bagi Iran untuk terus melanjutkan program nuklirnya. Tetapi sampai pada akhir pemerintahan Ahmadinejad dan sampai sekarang pun, program nuklir Iran tetap berjalan walau pun banyak menerima pertentangan dari Barat.
Kata kunci: Iran, Nuklir, Ahmadinejad, Kebijakan, Luar Negeri, Dinamika
Kepemimpinan Ahmadinejad yang sangat mendorong program nuklir Iran mendatangkan reaksi negatif dari Amerika Serikat. Bahkan IAEA (International Atomic Energy Agency) harus melakukan inverstigasi langsung ke Iran karena Amerika Serikat yang sangat yakin dengan dugaan mereka terhadap Iran. Amerika Serikat yakin bahwa program nuklir Iran dapat mengancam stabilitas keamanan global. Tetapi, Ahmadinejad telah menyatakan kepada dunia internasional bahwa nuklir Iran semata-mata hanya bertujuan damai. Dinamika nuklir Iran pada masa pemerintahan Ahmadinejad memang memiliki hambatan eksternal yang banyak dan ini bukanlah suatu tantangan yang mudah bagi Iran untuk terus melanjutkan program nuklirnya. Tetapi sampai pada akhir pemerintahan Ahmadinejad dan sampai sekarang pun, program nuklir Iran tetap berjalan walau pun banyak menerima pertentangan dari Barat.
Kata kunci: Iran, Nuklir, Ahmadinejad, Kebijakan, Luar Negeri, Dinamika
Nabila Nurinsani - Personal Name
210000199 - Nabila Nurinsani
SKRIPSI HI
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2014
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...