Pandangan Moeslim Abdurrahman terhadap Kelas Menengah Muslim Indonesia
Penelitian ini membahas pandangan Moeslim Abdurrahman terhadap kelas menengah muslim di Indonesia. Pertumbuhan kelas menengah muslim di Indonesia setidaknya ditandai oleh kesuksesan pemerintahan Orde Baru di dalam menerapkan ideologi pembangunan (developmentalism). Akibat kebijakan tersebut tanpa disadari telah mengubah tatanan sosial masyarakat dengan terciptanya kelas sosial yaitu kelas menengah baru. Kelas menengah baru ini berkembang pesat akibat proses industrialisasi dan percepatan pembangunan dan berdampak pada meningkatnya proses urbanisasi. Ciri utama kelas menengah baru ini adalah bersikap apatis terhadap dunia politik, berorientasi pada Islam kultural dan menjadi bagian masyarakat konsumtif (consumer society) yang mengedepankan pola dan gaya hidup modis. Persinggungan antara menguatnya religiusitas kelas menengah dengan budaya konsumerisme ini telah menciptakan tipe strata/kelas sosial baru yang saleh.
Persoalan yang diajukan dalam penelitian ini adalah bagaimana sikap Moeslim Abdurrahman terhadap fenomena perkembangan kelas menengah baru tersebut. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan riset kepustakaan (library research) dengan melakukan penelusuran literatur-literatur pemikiran Moeslim Abdurrahman.
Kelas menengah baru ternyata menunjukkan suatu pola, sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari dengan simbol-simbol, atribut-atribut keagamaan yang penuh gengsi, trendy, dan mahal. Melihat sikap dan pola hidup yang demikian, maka dapat dinilai bahwa cara dan sikap keberagamaan yang ditampilkan oleh kelas menengah mengalami pergeseran makna dari substansial ke material. Keberagamaan (Islam) yang dipraktikkan oleh kelas menengah tersebut telah membuat garis batas dengan kelas sosial lain yang ditunjukkan melalui (pembedaan secara ekstrim) simbol/atribut keagamaan. Bentuk Islam yang demikian ternyata mereduksi makna Islam yang sesungguhnya di mana Islam semestinya ditampilkan sebagai spirit perubahan sosial dan penegak keadilan. Akan tetapi di tangan kelompok kelas menengah baru itu Islam justru kehilangan daya kritik-emansipatorisnya. Sebagai kesimpulan, persoalan keagamaan yang melanda kelas menengah ini dapat ditanggulangi dengan pola dan metode dakwah dan pendidikan transformatif; yaitu membangun kesadaran eksistensial, rekonstruksi Islam sebagai ideologi pembebas, dan menjadikan Islam sebagai sumber etika sosial.
Kata Kunci: Islam, Kelas Menengah Muslim, Konsumerisme, Moeslim Abdurrahman
Daftar Pustaka: 78, (1983 s.d 2013)
Persoalan yang diajukan dalam penelitian ini adalah bagaimana sikap Moeslim Abdurrahman terhadap fenomena perkembangan kelas menengah baru tersebut. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan riset kepustakaan (library research) dengan melakukan penelusuran literatur-literatur pemikiran Moeslim Abdurrahman.
Kelas menengah baru ternyata menunjukkan suatu pola, sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari dengan simbol-simbol, atribut-atribut keagamaan yang penuh gengsi, trendy, dan mahal. Melihat sikap dan pola hidup yang demikian, maka dapat dinilai bahwa cara dan sikap keberagamaan yang ditampilkan oleh kelas menengah mengalami pergeseran makna dari substansial ke material. Keberagamaan (Islam) yang dipraktikkan oleh kelas menengah tersebut telah membuat garis batas dengan kelas sosial lain yang ditunjukkan melalui (pembedaan secara ekstrim) simbol/atribut keagamaan. Bentuk Islam yang demikian ternyata mereduksi makna Islam yang sesungguhnya di mana Islam semestinya ditampilkan sebagai spirit perubahan sosial dan penegak keadilan. Akan tetapi di tangan kelompok kelas menengah baru itu Islam justru kehilangan daya kritik-emansipatorisnya. Sebagai kesimpulan, persoalan keagamaan yang melanda kelas menengah ini dapat ditanggulangi dengan pola dan metode dakwah dan pendidikan transformatif; yaitu membangun kesadaran eksistensial, rekonstruksi Islam sebagai ideologi pembebas, dan menjadikan Islam sebagai sumber etika sosial.
Kata Kunci: Islam, Kelas Menengah Muslim, Konsumerisme, Moeslim Abdurrahman
Daftar Pustaka: 78, (1983 s.d 2013)
Joko Arizal - Personal Name
210000025 - Joko Arizal
SKRIPSI FA
Skripsi PFA
Indonesia
Universitas Paramadina
2014
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...