Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Komitmen Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat di Kawasan Asia Tenggara Sejak Munculnya Strategi US Pivot to Asia (2011-2014)

Skripsi ini mendiskusikan mengenai perubahan signifikan yang terjadi dalam kebijakan luar negeri Amerika Serikat (AS), pasca pergantian kepresidenannya dari George Walker Bush ke Barrack Hussein Obama. Dalam pemerintahan Bush, kebijakan luar negeri AS sangat berfokus pada kawasan Timur Tengah dengan agenda War on Terror. Hal ini kemudian berubah dalam kepemimpinan Obama, yang berkomitmen untuk memfokuskan agenda kebijakan luar negeri AS pada upaya pendekatan kembali dengan kawasan yang sempat terabaikan dalam kepemimpinan Bush. Kawasan Asia yang semakin berkembang, menjadi fokus utama Obama dalam agenda kebijakan luar negeri AS. Hal tersebut dibuktikan pada tahun 2011 dengan kemunculan sebuah strategi yang disebut dengan US Pivot to Asia. Strategi ini sekaligus menandai kembalinya Amerika Serikat ke wilayah Asia. Sebagai salah satu kawasan di wilayah Asia, kawasan Asia Tenggara merupakan alternatif strategis bagi Amerika Serikat untuk kembali ke Asia, mengingat posisi geografisnya yang strategis, peningkatan pasarnya yang pesat, serta sumber daya alam dan manusia yang melimpah.

Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini dirumuskan untuk mengkaji komitmen kebijakan luar negeri Amerika Serikat di Kawasan Asia Tenggara sejak munculnya strategi US Pivot to Asia dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2014. Metodologi yang digunakan dalam mengkaji permasalahan tersebut adalah metode deskriptif yang bersifat kualitatif. Kemudian dalam menganalisa permasalahan tersebut, skripsi ini menggunakan paradigma neorealisme, dengan menggabungkan konsep kepentingan nasional, balance of power, smart power dan geopolitik.

Temuan dari penelitian ini diantaranya: pertama, sejak munculnya strategi US Pivot to Asia, Amerika Serikat telah melakukan berbagai hal untuk menunjukkan komitmennya di Asia Tenggara. Contohnya dengan melakukan berbagai kunjungan pejabat pemerintahan, kerjasama ekonomi maupun militer, serta aktif dalam berbagai forum dan organisasi regional. Kedua, terdapat berbagai peristiwa yang mulai mengalihkan fokus Amerika Serikat ke permasalahan lain, seperti permasalahan internal di negarannya, serta permasalahan eksternal yang terjadi di kawasan lain. Walaupun begitu, kebijakan luar negeri AS di Asia Tenggara lebih tinggi dan kuat pasca munculnya strategi US Pivot to Asia, apabila dibandingkan dengan situasi sebelum strategi tersebut muncul. Sehingga dapat dikatakan bahwa strategi US Pivot to Asia telah berhasil dalam membawa AS untuk kembali ke Asia Tenggara.

Kata Kunci : Amerika Serikat, Asia Tenggara, Kebijakan Luar Negeri, Komitmen, US Pivot to Asia.
Daftar Pustaka: 55 Buku (1962-2013), 43 Jurnal dan Makalah (1972-2014), 6 Dokumen dan Laporan (2000-2008), 37 Artikel Online dan Website (2001-2014)
Amanda Hillary Husain - Personal Name
211000201 - Amanda Hillary Husain
SKRIPSI HI
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2015
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...