Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Pengaruh Konsep Cool Japan sebagai Soft Power terhadap Kerjasama Indonesia-Jepang (Periode 2008-2014)

Kemunculan proses globalisasi dalam dunia Internasional, membuat isu-isu dalam Hubungan Internasional menjadi semakin berkembang. Salah satu isu yang menarik untuk dibahas dalam jalannya perkembangan ilmu Hubungan Internasional adalah penyebaran budaya populer dari suatu negara ke negara lainnya dengan penggunaan soft power. Sebagai salah satu perwujudan dari komunikasi internasional, budaya populer dapat mempengaruhi dan dipengaruhi masyarakat sekelilingnya. Kemunculan budaya populer yang cukup efektif dalam menarik perhatian berbagai kalangan masyarakat, dapat dijadikan alat bagi negara tertentu untuk memunculkan hegemoni terhadap negara lain. Dengan memanfaatkan situasi dunia yang telah terintegrasi, penyebaran budaya populer menjadi makin cepat dan mudah.

Salah satu negara yang dikenal dengan penyebaran budaya populernya adalah Jepang. Jepang mengaplikasikan strategi transnasionalisasi budaya untuk mendapatkan kejayaan bagi negaranya, yaitu dengan melakukan ekspansi budaya populer sebagai alat untuk berdiplomasi dengan negara lain. Istilah Cool Japan diciptakan oleh pemerintah Jepang untuk mempromosikan berbagai budaya populer Jepang ke seluruh penjuru dunia. Jepang telah menyebarkan pengaruh dari Cool Japan di negara-negara Asia, salah satunya adalah Indonesia. Bagi Indonesia, Jepang merupakan negara mitra dagang terbesar dalam hal ekspor-impor Indonesia. Di Indonesia, dominasi budaya populer Jepang dibandingkan dengan negara lain, sudah terlihat sejak tahun 1990-an. Potensi Indonesia sebagai mitra dagang yang besar bagi Jepang maupun sebalikmya, membuat kedua negara ini banyak menjalin kerjasama. Munculnya konsep Cool Japan sebagai soft power juga turut meramaikan bentuk kerjasama baru antara Indonesia dengan Jepang. Hal ini ditandai dengan adanya pengaruh yang ditimbulkan dari konsep Cool Japan terhadap kerjasama Indonesia dengan Jepang yaitu konsumerisme di masyarakat.

Kata Kunci: Jepang, Indonesia, Soft Power, Budaya Populer, Hegemoni, Cool Japan, Kerjasama
Daftar Pustaka: 110, 1994-2014
Dinar Syafira Haruka - Personal Name
211000079 - Dinar Syafira Haruka
SKRIPSI HI
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2015
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...