Kebijakan Rusia dalam Bidang Keamanan Militer serta Dampaknya bagi North Atlantic Treaty Organization (NATO) Periode 2004-2012
Rusia merupakan sebuah negara yang menjadi bagian dari sebuah kesatuan wilayah yang disebut sebagai Uni Soviet dimana sebagai salah satu dari bagian Bipolar wilayah yang memiliki kekuatan serta kekuasaan terbesar sepanjang sejarah. Namun kekuatan besar itu menjadi runtuh dikarenakan terjadinya perpecahan wilayah didalam kubu internal Uni Soviet di tahun 1991, yang akhirnya mengharuskan Rusia untuk berdiri sendiri sebagai sebuah negara tunggal. Dengan perubahan yang terjadi, Rusia mulai membenahi diri dengan membuat beberapa kebijakan terutama dalam bidang militer.
Kebijakan Rusia terfokus pada perubahan struktur konvensional militer terutama dalam wilayah Rusia dan sekitar kawasan Eurasia (Eropa Timur) serta kawasan Asia tengah. Hal tersebut menjadi salah satu upaya Rusia dalam mengamankan wilayah sekitarnya. Salah satu pihak yang merasakan perubahan dampak militer Rusia adalah organisasi NATO (North Atlantic Treaty Organization) yang juga saat ini tengah berupaya untuk memperluas wilayah kekuataan hingga ke wilayah Eurasia, hal itu dapat terlihat dengan masuknya beberapa negara Eurasia yang sekaligus juga merupakan bekas Wilayah dari Uni Soviet.
Periode 2004 hingga 2012 merupakan masa dimana Rusia mulai memfokuskan negaranya pada kebijakan militer serta membangun sistem keamanan dengan tujuan untuk mencegah masuknya pengaruh NATO kedalam wilayah Rusia dan sekitarnya.
Kata Kunci : Militer Konvensional, NATO, Eurasia, Uni Soviet
Daftar Pustaka: 19 buku, 12 jurnal periodikal, 31 media elektronik.
Kebijakan Rusia terfokus pada perubahan struktur konvensional militer terutama dalam wilayah Rusia dan sekitar kawasan Eurasia (Eropa Timur) serta kawasan Asia tengah. Hal tersebut menjadi salah satu upaya Rusia dalam mengamankan wilayah sekitarnya. Salah satu pihak yang merasakan perubahan dampak militer Rusia adalah organisasi NATO (North Atlantic Treaty Organization) yang juga saat ini tengah berupaya untuk memperluas wilayah kekuataan hingga ke wilayah Eurasia, hal itu dapat terlihat dengan masuknya beberapa negara Eurasia yang sekaligus juga merupakan bekas Wilayah dari Uni Soviet.
Periode 2004 hingga 2012 merupakan masa dimana Rusia mulai memfokuskan negaranya pada kebijakan militer serta membangun sistem keamanan dengan tujuan untuk mencegah masuknya pengaruh NATO kedalam wilayah Rusia dan sekitarnya.
Kata Kunci : Militer Konvensional, NATO, Eurasia, Uni Soviet
Daftar Pustaka: 19 buku, 12 jurnal periodikal, 31 media elektronik.
Sheila Gloriana - Personal Name
210000314 - Sheila Gloriana
SKRIPSI HI
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2014
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...