Upaya WFP (World Food Programme) dalam Menangani Krisis Pangan di Somalia (2009-2011)
Penelitian ini berupaya untuk menggambarkan dan menganalisa upaya WFP (World Food Programme) dalam menangani krisis pangan di Somalia periode 2009-2011. WFP adalah organisasi internasional yang dibentuk oleh PBB bersama-sama dengan Food and Agriculture Organization (FAO) . WFP merupakan sarana Internasional penting untuk persediaan bantuan pangan yang utama dalam mendukung kegiatan pembangunan. Salah satu negara yang mendapatkan perhatian WFP adalah Somalia.
Upaya WFP di Somalia adalah memberikan program-program yang sudah tersusun dengan baik untuk membantu menangani krisis pangan yang mengakibatkan meningkatnya jumlah kelaparan di Somalia di setiap tahun. Somalia merupakan Negara di kawasan Afrika yang memiliki tingkat kelaparan dan kemiskinan terparah di dunia dengan statusnya sebagai negara gagal atau ?Failed State?. Somalia menjadi negara gagal disebabkan dari adanya konflik internal yang terus-menerus terjadi di Somalia. Pada tahun 2009 sampai 2011, WFP (World Food Programme) merancang program-program yaitu berusaha untuk menjembatani masuknya bantuan pangan di Somalia.
Namun dalam menjalankan upayanya WFP juga mendapatkan hambatan dari faktor eksternal maupun internal. Adanya hambatan dari faktor eksternal dan faktor internal inilah yang membuat WFP terhambat menjalani program-programnya. Masalah pendanaan, ataupun masalah dari keorganisasian WFP sendiri yang merupakan faktor hambatan internal dan sedangkan dari eksternal seperti bajak laut, perompak, dan bencana alam yang menghambat WFP dalam menjalankan program-program bantuan untuk Somalia.
Kata Kunci : Krisis Pangan di Somalia, Upaya WFP, Konflik Internal
Daftar pustaka : 23 buku, 90 Situs.
Upaya WFP di Somalia adalah memberikan program-program yang sudah tersusun dengan baik untuk membantu menangani krisis pangan yang mengakibatkan meningkatnya jumlah kelaparan di Somalia di setiap tahun. Somalia merupakan Negara di kawasan Afrika yang memiliki tingkat kelaparan dan kemiskinan terparah di dunia dengan statusnya sebagai negara gagal atau ?Failed State?. Somalia menjadi negara gagal disebabkan dari adanya konflik internal yang terus-menerus terjadi di Somalia. Pada tahun 2009 sampai 2011, WFP (World Food Programme) merancang program-program yaitu berusaha untuk menjembatani masuknya bantuan pangan di Somalia.
Namun dalam menjalankan upayanya WFP juga mendapatkan hambatan dari faktor eksternal maupun internal. Adanya hambatan dari faktor eksternal dan faktor internal inilah yang membuat WFP terhambat menjalani program-programnya. Masalah pendanaan, ataupun masalah dari keorganisasian WFP sendiri yang merupakan faktor hambatan internal dan sedangkan dari eksternal seperti bajak laut, perompak, dan bencana alam yang menghambat WFP dalam menjalankan program-program bantuan untuk Somalia.
Kata Kunci : Krisis Pangan di Somalia, Upaya WFP, Konflik Internal
Daftar pustaka : 23 buku, 90 Situs.
Claudia Deasyarnie - Personal Name
210000102 - Claudia Deasyarnie
SKRIPSI HI
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2014
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...