Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Peran United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) dalam Upaya Menangani Masalah Pengungsi Irak di Syria (2007-2009)

Skripsi ini membahas mengenai Peran UNHCR dalam upaya menangani masalah pengungsi Irak di Syria (2007-2009). Pengungsi Irak merupakan salah satu bentuk krisis kemanusiaan yang timbul pada tahun 2003. Jumlah pengungsi Irak kemudian mengalami peningkatan secara drastis di tahun 2007. Para pengungsi Irak melakukan perpindahan ke berbagai negara tetangganya. Perpindahan ini menjadi suatu fenomena sosial yang banyak mendapat perhatian masyarakat global. Berbagai bantuan internasional dari aktor negara hingga aktor non-negara ditujukan kepada para pengungsi Irak. Salah satu negara tetangga Irak yang menjadi negara tujuan utama bagi para pengungsi Irak adalah Republik Arab Syria. Selain karena faktor kedekatan geografis, Syria juga menerapkan kebijakan pintu terbuka kepada para pengungsi Irak, sehingga membuat Syria memiliki daya tarik tersendiri bagi para pengungsi Irak. Kebijakan pintu terbuka adalah toleransi yang diberikan oleh pemerintah Syria kepada para pengungsi Irak, untuk dapat memasuki Syria dengan lebih mudah. Kebijakan tersebut membuat para pengungsi Irak diperlakukan dengan layak di Syria.

Namun dengan menjalankan kebijakan tersebut tidak berarti pemerintah Syria dapat mewadahi para pengungsi Irak secara terus menerus. Semakin melonjaknya jumlah pengungsi Irak di tahun 2007 membuat pemerintah Syria mulai mengalami kesulitan untuk menampung para pengungsi Irak yang datang ke Syria. Syria membutuhkan bantuan dari aktor-aktor non-negara, seperti organisasi internasional dalam menanggapi masalah pengungsi Irak tersebut. Salah satu organisasi internasional yang membantu pemerintah Syria dalam menangani masalah pengungsi Irak adalah UNHCR. UNHCR merupakan sebuah organisasi internasional yang memiliki perhatian terhadap masalah pengungsi global, dan bergerak dibawah sistem PBB. UNHCR banyak melakukan perannya di Syria untuk membantu pemerintah Syria menangani, mewadahi, memproteksi, dan memberikan solusi bagi para pengungsi Irak yang telah terdaftar di UNHCR.

Untuk menganalisa masalah dalam skripsi ini maka akan digunakan perspektif pluralisme, teori peran organisasi internasional. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah deskriptif analisis yaitu metode yang didalamnya terdapat upaya mendeskripsikan, mencatat, analisis dan menginterpretasikan kondisi-kondisi yang sekarang terjadi atau ada. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah library research yang berasal dari buku-buku, surat kabar, majalah, jurnal-jurnal ilmiah, artikel-artikel maupun sumber lainnya yang berkaitan dengan permasalahan dalam skripsi ini.



Kata Kunci : Pengungsi, HAM, Kedaulatan, Peran Organisasi Internasional, Upaya Penanganan
Daftar Pustaka : 19 buku, 23 dokumen, 1 jurnal, 34 situs internet
Alita Farah Diana - Personal Name
207000276 - Alita Farah Diana
SKRIPSI HI
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2011
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...