Gambaran Regulasi Emosi Kognitif pada Pasien Penyakit Jantung dengan Kepribadian Tipe A paska Serangan Jantung (Myocardial Infarcation)
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran secara mendalam mengenai regulasi emosi kognitif pada pasien penyakit jantung dengan kepribadian tipe A paska serangan jantung (myocardial infarction). Myocardial infarction merupakan serangan jantung yang sangat mematikan di antara penyakit jantung lainnya karena dapat memberikan dampak negatif cukup besar untuk kehidupan sehari-hari yang dapat menyebabkan kematian. Salah satu faktor yang memicu munculnya penyakit jantung adalah pola perilaku atau kepribadian tipe A (Sarafino, 2006). Individu akan mengalami perubahan dalam hidupnya akibat dari penyakitnya sehingga dibutuhkan regulasi emosi kognitif untuk dapat mengatasi situasi stresful tersebut. Strategi regulasi emosi kognitif merupakan respon coping spesifik dari sebuah situasi stresful yang spesifik juga (Garnefski et al, 2003).
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan tipe studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan behavioral checklist. Subjek yang diwawancarai adalah dua orang dan empat orang informan. Kedua subjek pernah mengalami serangan jantung dan memiliki kepribadian tipe A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan strategi regulasi emosi kognitif yang dimunculkan oleh kedua subjek paska serangan jantung. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh faktor informasi, agama, dukungan sosial, lingkungan sosial, dan kondisi fisik. Regulasi emosi kognitif juga berdampak pada kondisi fisik, emosi, dan sosial. Semakin individu memiliki strategi regulasi emosi yang adaptif, maka semakin baik pula kondisi kesehatannya sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan.
Kata kunci : Regulasi emosi kognitif, serangan jantung (myocardial infarction), kepribadian tipe A
Daftar pustaka: 55, 1992-2010
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan tipe studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan behavioral checklist. Subjek yang diwawancarai adalah dua orang dan empat orang informan. Kedua subjek pernah mengalami serangan jantung dan memiliki kepribadian tipe A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan strategi regulasi emosi kognitif yang dimunculkan oleh kedua subjek paska serangan jantung. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh faktor informasi, agama, dukungan sosial, lingkungan sosial, dan kondisi fisik. Regulasi emosi kognitif juga berdampak pada kondisi fisik, emosi, dan sosial. Semakin individu memiliki strategi regulasi emosi yang adaptif, maka semakin baik pula kondisi kesehatannya sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan.
Kata kunci : Regulasi emosi kognitif, serangan jantung (myocardial infarction), kepribadian tipe A
Daftar pustaka: 55, 1992-2010
Dinar Saputra - Personal Name
207000241 - Dinar Saputra
SKRIPSI PSI
Skripsi PPS
Indonesia
Universitas Paramadina
2011
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...