Kerjasama Bilateral antara Kepolisian Republik Indonesia dengan Kepolisian Nasional Filipina dalam Pencegahan dan Penanggulangan Kejahatan Terorisme (2005-April 2010)
Skripsi ini membahas mengenai kerjasama bilateral yang dilakukan antara Kepolisian Republik Indonesia dan Kepolisian Nasional Filipina dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan kejahatan terorisme yang terjadi di kedua negara. Aksi terorisme yang terjadi di Indonesia maupun di Filipina karena adanya kelompok separatis yang dapat dikategorikan sebagai kelompok teroris karena aksi-aksinya yang mengganggu keamanan masyarakat dan juga negara. Kegiatan-kegiatan terorisme yang terjadi di antara kedua negara tersebut karena menurut informasi intelejen bahwa adanya keterkaitan kelompok teroris Indonesia dengan kelompok teroris di Filipina. Yaitu adanya keterlibatan Jemaah Islamiyah dengan kelompok teroris Filipina Moro Islamic Liberation Front (MILF) dan kelompok Abu Sayyaf Group. Ancaman kejahatan terorisme antara Indonesia dan Filipina terjadi karena faktor-faktor tertentu dan salah satunya adalah kedekatan geografis dari kedua negara tersebut. Dilihat dari letak geografis kedua Negara yang berbatasan langsung dan juga banyaknya pintu masuk yang tidak terawasi oleh pihak berwenang membuat peluang adanya kegiatan terorisme di kedua negara. Sehingga dengan adanya kegiatan terorisme tersebut kedua negara menjalin kerjasama bilateral dalam menanggapi terorisme. Namun dibalik kerjasama tersebut terdapat kepentingan-kepentingan lain yang menjadi politik luar negeri kedua negara. Untuk membahas kepentingan-kepentingan kedua negara akan digunakan teori kepentingan nasional. Dengan demikian melihat dampak yang dihasilkan oleh terorisme maka pihak Kepolisian Republik Indonesia melakukan kerjasama dengan Kepolisian Nasional Filipina. kerjasama tersebut untuk mencegah maupun menanggulangi kejahatan terorisme yang bertujuan mencapai kedamaian dan kesejahteraan masing-masing negara dan juga menjaga hubungan harmonis di kedua negara. Untuk membahas hal tersebut akan digunakan teori kerjasama bilateral. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi adalah deskriptif analitik dengan teknik pengumpulan data berupa library research dan wawancara dengan pihak yang terkait dimasa terjalinnya kerjasama bilateral Kepolisian Republik Indonesia dengan Kepolisian Nasional Filipina.
Daftar Pustaka : 12 buku, 10 jurnal, dan 43 situs internet
Daftar Pustaka : 12 buku, 10 jurnal, dan 43 situs internet
Thezar Gerry Tri Putra - Personal Name
205000289 - Thezar Gerry Tri Putra
SKRIPSI HI
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2010
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...