Manusia Seutuhnya: Studi Kritis Berbagai Pandangan Filosofis
Dalam perspektif tasawuf, derajat kemanusiaan yang paling tinggi mewujud dalam insan kamil (manusia seutuhnya/sempurna); manusia yang berhasil merealisasikan tujuan penciptaan dirinya, yakni untuk beribadah dalam pengertian tertingginya—yaitu mengenal Allah dan sadar pada kehadiran-Nya. Sebagai sebuah konsep dari realitas yang nyata, insan kamil awalnya dirumuskan oleh para sufi semisal Ibn al-Arabi, Maulana Jalaluddin Rumi, dan Abdul Karim al-Jili. Seiring berjalannya waktu, konsep atau tema pembahasan ini perlu digemakan kembali. Dan Mutahhari termasuk diantara pemikir yang menggemakan kembali tema ini.
Tema ini dipilih Muthahhari, mengingat pada masanya, di tengah masyarakat Islam telah tersebar sebuah bentuk pemikiran yang banyak memperhatikan segi-segi sosial
Tema ini dipilih Muthahhari, mengingat pada masanya, di tengah masyarakat Islam telah tersebar sebuah bentuk pemikiran yang banyak memperhatikan segi-segi sosial
Muthahhari, Murtadha - Personal Name
297.261 MUT m
978-602-9261-29-5
297.261
Printed Book
Indonesia
Sadra International Institute
2012
Jakarta
xviii + 298 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...